Minggu, 01 Maret 2015

Kiat-Kiat Merawat Radiator Mobil Agar Selalu Dingin



Jika mesin mobil menjadi panas secara drastis, saatnya Anda mengecek kondisi air radiator mobil. Sebab, berkurangnya air radiator bisa disebabkan oleh penguapan dan kebocoran.
Penguapan adalah hal yang umum terjadi. Namun, jika air radiator berkurang dengan cepat dan suhu meningkat tajam dalam waktu singkat, kemungkinan terjadi kebocoran dalam radiator mobil Anda.

Maka dari itu, perawatan radiator patut di perhatikan.

Radiator adalah komponen yang berfungsi sebagai pengatur suhu mesin.

Di dalamnya, terdapat air radiator ( water cooling system) yang bertugas mendinginkan mesin. Untuk mencegah korosi, air radiator perlu diganti secara berkala. Kebocoran dalam sistem terjadi ketika air radiator terhisap masuk ke ruang bakar atau masuk ke dalam sistem pelumasan.

Anda bisa mengecek kondisi oli terlebih dahulu. Apabila warna oli berubah seperti susu, tandanya air telah masuk ke dalam sistem pelumasan. Jika warna oli tidak berubah, kemungkinan air terhisap masuk ke dalam ruang bakar.

Ada baiknya mengisi air radiator dengan air murni H2O. Air murni H20 bisa didapat di bengkel dan toko otomotif. Ciri-ciri air murni adalah bertutup biru dengan keterangan ” bisa digunakan untuk air radiator”.

Alternatif lainnya, gunakan radiator coolant. Radiator coolant berfungsi sebagai pelumas,memperlambat terjadinya korosi, dan meningkatkan titik didih air. Jika menggunakan coolant untuk radiator, sebaiknya tidak mengganti-ganti merek untuk menghindari reaksi kimia antar merek. Anda juga bisa menggunakan campuran antara air murni dan radiator coolant untuk mengisi air radiator. Dengan demikian, radiator Anda akan tetap awet, tidak mudah bocor, dan tidak mudah panas.

Pada kondisi darurat, dengan kondisi mesin panas, kita dapat memeriksa dan menambah air radiator dengan cara berikut, ini:

Hentikan kendaraan Anda ditempat yang aman
Biarkan mesin dalam keadaan hidup
Buka tutup mesin
Ambil kain atau lap dan basahkan dengan air, kemudian putar tutup radiator perlahan-lahan hingga udara panas dalam radiator mengalir keluar.
Biarkan air keluar dari tekanan radiator keluar hingga terhenti.
Buka tutup radiator
Tambahkan air kedalam radiator sampai penuh
Injak pedal gas
Tambahkan air kembali kedalam radiator
Tutupkan kembali tutup radiator
Mobil sudah siap dipakai kembali
Penting untuk diperhatikan
“Jangan sekali-kali Anda menambah air radiator pada saat mesin panas dalam keadaan mesin mati.”
Karena kemungkinan besar Anda akan terkena semburan air panas yang keluar dari lubang radiator saat air diisi. Kulit bisa melepuh jika terkena cipratan air radiator. Hal ini terjadi karena tekanan air didalam radiator lebih besar dari tekanan udara diluar radiator, hingga air akan menyemprot keluar. Maaakk Cruuoottt…gitu BlahBlah

Tips Menguras dan Merawat Radiator Mobil







Cara Menguras Radiator MobilACC NEWS - Pada dasarnya sistem pendingin mesin mobil ditunjang oleh 3 hal, yaitu Cairan Pendingin, Udara dan Minyak Pelumas. Ketiganya berkaitan erat dan sangat menentukan efisiensi kinerja mobil Anda. Dan berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan, serta tips dalam merawatnya :

 Radiator
Sebagai penampung utama dan tempat cairan didinginkan, maka kondisi radiator harus selalu terjaga dengan baik. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan baik luar maupun dalam.

Pada bagian luar terdapat kisi-kisi yang merupakan jalur mengalirnya angin. Jika kisi-kisi tersebut tersumbat kotoran, maka dapat dipastikan bahwa volume angin yang mengalir pun berkurang, sehingga proses pendinginan menjadi kurang efektif. Untuk membersihkannya, gunakanlah kuas halus atau semprotan air yang bertekanan rendah agar jangan sampai membengkokan kisi-kisi yang sangat tipis tersebut.

Pembentukan karat adalah hal yang umum terjadi pada bagian dalam radiator yang sudah berumur. Karat dapat menghambat sirkulasi sistem pendingin atau bahkan melumpuhkannya. Untuk itu lakukanlah pengurasan secara berkala, setidaknya setahun sekali. Proses ini dapat dilakukan sendiri, atau diserahkan pada  bengkel khusus, terutama jika terjadi kebocoran.

Jika Anda berencana untuk melakukan pengurasan sendiri, berikut ini adalah langkah-langkahnya :

Sebelumnya pastikan mesin mobil berada dalam kondisi dingin.

Bukalah penutup pembuangan cairan yang terdapat pada bagian bawah radiator dan simpan penutup tersebut di tempat yang aman.

Setelah seluruh cairan mengalir keluar, tutup kembali hingga rapat. Kemudian bukalah penutup utama pada bagian atas radiator, lalu tambahkan cairan penguras atau Radiator Flush (jika ada) dan tambahkan air bersih hingga penuh. Biarkan penutup utama terbuka untuk mengurangi tekanan yang terlalu tinggi saat pemanasan mesin.

Hidupkan mesin mobil dan biarkan menyala hingga mencapai temperatur operasional atau sekitar 10 sampai 15 menit. Selama proses pemanasan berlangsung ketinggian air didalam radiator dapat saja menurun. Untuk itu Anda dapat melakukan penambahan.

Untuk mempercepat sirkulasi air dan merontokan kotoran atau karat yang melekat pada dinding jalur sirkulasi, Anda dapat menginjak pedal gas secara perlahan dengan putaran mesin sekitar 1.000 – 1.500 rpm.

Setelah mencapai suhu operasional, matikan mesin dan biarkan dingin kembali. Setelah dingin, buka kembali penutup pembuangan radiator dan biarkan mengalir keluar seluruhnya.

Pada tahap ini, dengan kondisi kedua penutup terbuka, alirkan air kembali air bersih kedalam radiator hingga air yang keluar pada bagian pembuangan terlihat bersih.

Setelah itu tutup kembali penutup pembuangan radiator hingga rapat dan isikan air bersih atau cairan pendingin (Radiator Coolant), atau keduanya hingga penuh, kemudian tutup kembali dengan rapat.

Perhatikan volume cairan dalam radiator selama beberapa hari pemakaian pertama, dan tambahkan bila berkurang. Jika masih terus berkurang, ada kemungkinan terjadi kebocoran. Untuk itu periksakan mobil Anda pada bengkel radiator.

Jika radiator mobil Anda sudah cukup lama tidak dikuras atau jika Anda membeli mobil bekas tanpa mengetahui riwayat perawatan radiatornya, serahkan proses pengurasan pada bengekel radiator. Sebab jika kotoran yang terdapat didalam jalur sirkulasi pendingin mesin terlalu banyak, maka mengurasnya justru dapat menyumbat beberapa saluran yang sempit dan dapat mengakibatkan kegagalan pada sistem pendinginan.

Selang Radiator
Selang ini menjadi penghubung antara Radiator dan mesin, serta jalur mengalirnya cairan pendingin. Tekanan dan suhu air yang tinggi membuat selang radiator semakin lama semakin mengembang, dan daya tahannya semakin menurun. Oleh karena itu jika memang sudah saatnya diganti, lakukanlah segera.

Terlambat menggantinya dapat berakibat fatal seperti terhambatnya sirkulasi air atau bahkan sobeknya selang. Akibatnya seluruh cairan akan terkuras seketika dan temperatur mesin melonjak tinggi. Saat itu terjadi umumnya terjadi suara menggelitik dan mesin akan mati.

Tutup Radiator
Perhatikan apakah karet penyekat dan pegas masih berfungsi dengan baik. Jika tidak maka dapat menyebabkan meningkatnya temperatur mesin.

Klem / Pengikat Selang Radiator
Klem / pengikat yang biasanya terbiat dari besi atau baja, memastikan selang tersambung dengan baik pada radiator. Karena pengikat radiator sangat vital dalam menjaga agar jangan sampai lepas dan bocor, pastikanlah bahwa pengikat tersebut cukup kuat namun tidak terlalu kuat yang justru akan membuat selang radiator sobek.

Kipas Pendingin
Agar peranti ini tetap dapat bekerja dengan baik, periksalah kondisi cairan silikon dan tali kipas. Pastikan keduanya selalu dalam kondisi baik.

Pompa Oli
Yang tidak kalah penting untuk diperhatikan pada sistem pendinginan mesin adalah pompa oli. Selain memompa oli menuju bagian mesin yang membutuhkannya, melalui proses ini mesin turut didinginkan.
Terawatnya sistem pendingin dengan baik akan menambah rasa aman dan nyaman dalam mengendarai mobil Anda kemanapun. (accnews / various sources / image: google.com)

Radiator Mobil




Sistem Pendingin Mesin Mobil

Bagi yang sudah mengetahui cara kerja sistem radiator mobil tentu mengetahui bahwasanya tiap-tiap mesin yang bergerak juga bakal membuahkan panas. Panas itu datang dari pembakaran yang ada di blok mesin. Air radiator bakal mengalir lewat blok mesin manfaat menyerap panas mesin. Air radiator yang panas bakal didinginkan oleh kondensor radiator yang ada dibelakang kondensor AC. Kondensor radiator bakal didinginkan oleh kipas radiator yang menyedot panas keluar. Seluruhnya itu dilakuakn oleh alat yang bernama water pump. Water pump berputar bersamaan dengan putaran mesin. Persoalannya pada waktu kendaraan macet putaran mesin agak melambat hingga aliran air radiator yang mengalir di dalam mesin bakal terhalang/jalan lambat. Oleh karenanya dibutuhkan kipas penambahan/ekstra fan manfaat mendinginkan air radiator. Upayakan ekstra fan berputar bukan hanya datang dari putaran mesin seperti pada mobil – mobil lama, tetapi datang dari pasokan listrik yang ditata oleh switch AC.

Pengertian Radiator


Radiator yaitu sisi dari suatu system pendinginan mesin. So, radiator mobil bukan hanya part sebatang kara dalam meredam panas pembakaran bahan bakar.
System pendinginan mesin terbagi dalam sebagian part yakni :
Radiator - Part yang tampak banyak kisi-kisi atau celah-celah kecil yang tersusun rapi dengan bahan aluminium. Serta umumnya ditempatkan di depan mesin.
Kipas radiator - Part yang berperan menolong mengoptimalkan sistem pendinginan radiator. Meskipun radiator dah terbuat berbahan aluminium yang dapat dibuktikan terbaik dalam penyerapan serta pelepasan panas, tetapi pada suhu spesifik yakni di atas 80 C, sangat membutuhkan pertolongan pendingin radiator dengan kipas ini, hingga temperatur mesin bisa di jaga lebih ideal.
Water Pump - Atau dimaksud pompa cairan radiator, berperan mensirkulasikan cairan radiator dari silinder block lalu head untuk mengambil panas lalu cairan masuk ke radiator utk dibuang panasnya.
Pompa ini bekerja terus-menerus sepanjang mesin bekerja, ada yang memakai putaran poros engkol atau crankshaft, ada juga meminta putaran noken as atau camshaft, juga ada juga yang menggunakan pompa elektris yang diputar oleh aki.

Pompa air ini memakai jenis pompa sentrifugal yang memakai sudu-sudu atau propeler untuk menyebabkan desakan atau head energy supaya bisa bersirkulasi ke semua lintasan selang radiator.
Pompa air ini memakai jenis pompa sentrifugal yang memakai sudu-sudu atau propeler untuk menyebabkan desakan atau head energy supaya bisa bersirkulasi ke semua lintasan selang radiator.
Thermo Sensor - Satu perangkat yang membaca suhu cairan yang keluar dari silinder head atau mesin serta bakal ingin masuk ke radiator. Penempatan ini ditujukan supaya suhu yang di baca adalah suhu panas yang berlangsung di silinder head. Pembacaan suhu ini segera terkoneksi ke speedometer, hingga pengemudi bisa tahu keadaan panas mesin motornya. Dapat terbaca garis-garis tidak tipis, atau juga angka.
Thermo switch - Satu perangkat saklar yang menyambungkan aliran arus baterei ke kipas radiator. Seperti kita ketahui diatas bahwasanya kipas radiator cuma bekerja waktu suhu mesin dikira panas, yakni waktu suhu radiator di atas 100 derajad celcius. Nah termoswitch ini yang mengontrol kapan kipas mesti diputar.
Thermostat - Satu perangkat yang mengatur debit aliran cairan radiator pada mesin tetap dingin serta panas. Termostat ini berupa seperti klep atau lubang pintu, di mana waktu suhu mesin dingin, pintu ini terbuka sedikit hingga cairan radiator yang bersirkulasi sedikit hingga panas yang ditransfer memanglah tetap sedikit. Tetapi, waktu mesin telah panas, membuahkan panas besar, maka termostat bakal buka penuh, hingga debit aliran optimal serta sistem penyerapan panas juga dapat optimal.
Reservoir tank - Satu tempat penampungan cairan radiator cadangan serta overflow dari radiator.
Radiator cap - Tutup radiator ini mempunyai pegas klep yang berperan waktu dingin, buka masuk hingga cairan dari tangki cadangan dapat menaikkan volume yang bersirkulasi di radiator. Tetapi waktu panas, tutup ini bakal buka klep ke arah keluar untuk mengalirkan cairan yang balik ke tangki cadangan.

Aliran air radiator lewat pipa yang datang dari aluminium. Hal semacam ini mempunyai tujuan lantaran aluminium lebih gampang melepas panas serta terhitung mudah. Di dalam water pump ada thermostat yang mempunyai tujuan untuk buka/tutup klep yang menuju ke area pendingin. Idealnya pada waktu suhu meraih 80 derajat celcius klep bakal tertutup. Pada waktu suhu meraih 84 derajat celcius klep bakal terbuka. Oleh karenanya thermostat benar-benar utama delam melindungi suhu mesin mobil anda.

Air di dalam radiator mesti dijaga keutuhannya jangan sempat kurang. Jika hingga kurang maka indikator yang ada di panel dashbor mobil anda bakal berkedip (umpamanya pada mobil toyota yaris). Jika bila anda terus memaksa mobil jalan selalu maka sisi fail Safe yang ada di dalam ECU bakal memerintahkan Mesin mati bekerja, itu memberikan ada yang ketidakberesan dalam kemampuan mesin.

Jika berlangsung sekian, maka anda janganlah cemas. Cukup istirahatkan mesin anda sampai suhu mesin turun. Maka mesin bakal gampang distater kembali.

Fugsi Tutup Radiator
Langkah cara kerja system radiator pada mobil asia tidak sama dengan mobil eropa, kebanyakan pada mobil asia kita bakal temukan tutup radiator yang berperan untuk mengatur desakan.
Langkah kerja system radiator pada mobil asia tidak sama dengan mobil eropa, kebanyakan pada mobil asia kita bakal temukan tutup radiator yang berperan untuk mengatur desakan.

Jadi manfaat tutup radiator pada mobil yaitu untuk mengatur desakan yang ada didalam system pendingin mesin mobil untuk disebabkan naiknya temperatur air atau coolant dalam system pendingin mesin.

Tutup radiator bukan sekedar berperan untuk tutup radiator seperti waktu kita tutup botol diisi air bila telah di tutup usai persoalan lantaran air tak tumpah atau meluber keluar.

Didalam system pendinginan mesin kendaraan, saat temperatur naik, dengan cara automatis suhu air pendingin turut naik serta desakan didalam system turut naik juga. Ada mekanisme di tutup radiator supaya dengan naik nya suhu serta desakan tak mengakibatkan radiator atau slang radiator meledak.

Mekanisme atau langkah kerja tutup radiator untuk menjaga desakan yang ada pada system pendinginan mesin mobil. Relief valve terdorong oleh desakan air radiator saat desakan didalam radiator melebihi desakan pegas relief valve, besarnya desakan umumnya tercatat di tutup radiator. Setelah itu air mengalir ke reservoir atau tabung cadangan air radiator.

Saat temperatur kerja dari sensor temperatur air radiator (water temperatur sensor atau engine coolant temperatur sensor) terwujud, motor cooling fan bekerja, termostat pada mesin terbuka, hembusan angin mengakibatkan suhu serta desakan turun, berlangsung vacuum di system pendingin, vacuum valve terbuka serta air dari tabung cadangan atau reservoir masuk ke radiator.

Vacuum valve berperan juga untuk bleding air dalam cooling sistem, saat tetap ada angin yang terjerat didalam system. Harga tutup radiator mobil relatif cukup murah, berkisar pada 50 ribu hingga 60 ribu.

Cara Mengganti Air Radiator
Tak hanya cukup dengan menganti oli mesin, gardan ataupun transmisi. Anda janganlah lupa pikirkan system pendingin mobil anda juga. Idealnya tiap-tiap 20 ribu km. air radiator harus dikuras. Hal semacam ini mempunyai tujuan melindungi mutu air radiator yang bekerja mendinginkan mesin jalan dengan normal.
Tak hanya cukup dengan menganti oli mesin, gardan ataupun transmisi. Anda janganlah lupa pikirkan system pendingin mobil anda juga. Idealnya tiap-tiap 20 ribu km. air radiator harus dikuras. Hal semacam ini mempunyai tujuan melindungi mutu air radiator yang bekerja mendinginkan mesin jalan dengan normal.

Pertama sekali anda hurus buka tutup radiator yang ada di atas untuk buang desakan panas yang benar-benar tinggi. Direkomondasikan anda membukanya pada waktu mesin agak dingin. Langkahnya dengan memakai kain kering/upayakan yang benar-benar tidak tipis agar air panas itu tak melukai tangan anda. Umumnya beberapa tukang radiator membukanya pada waktu mesin jalan. Ini mempunyai tujuan agar aliran mesin bakal kurangi desakan air radiator itu.

Sesudah terbuka, maka anda bisa buka baut pembuangan yang ada dibawahnya. Umumnya anda cukup memakai tang, obeng plus atau kunci L bergantung type mobilnya. Hati2 waktu anda akan membukanya lantaran air panas bakal melukai anda terlebih bila anda membukanya dari bawah, muka rawan terkena cipratan air panas dari radiator.

Sesudah air radiator habis terkuras, tutup kembali baut penutupnya. Jika baut telah kurang rapat lagi/doll. Maka anda butuh memakai selotip untuk menghindar kebocoran. Tuangkan air radiator kedalan radiator sampai penuh. Bekasnya anda tuangkan kedalam resevoir yang menghubungkan dengan radiator itu. Ada indikator yang memberikan batas maksimun serta minimal. Tutup kembali penutup atasnya. Nyalakan mesin mobil anda, tengok indikator yang ada di resevoir. Jika menyusut cepatlah anda lebih kembali.

Untuk mobil yang telah lama, umumnya air radiator telah benar-benar keruh sekali lantaran banyak karat yang tergenang didalamnya terlebih di blok mesin. Hal semacam ini bisa dikerjakan lewat cara menyalakan mesin sembari buka penutup atasnya serta mengucurkan air pendingin di mulut radiator terus-terusan.

Biarlah mesin menyala hingga air yang keluar telah jernih. Ini dikerjakan pada waktu mesin panas lantaran thermostat bakal buka klep pada waktu suhu mesin tinggi. Tunggu hingga sebagian waktu hingga sebagian thermostat buka klep untuk meyakinkan tak ada angin palsu didalamnya. Bila anda sangsi bisa anda buka katub breather untuk meyakinkan (umumnya pada mobil elegan seperti mercedes serta BMW)

Konsep Dasar Proses Pendinginan Mesin Mobil
Mesin mobil dirancang untuk bekerja pada suhu yang cukup tinggi, namun bukan hanya bermakna tiada batas. Suhu ideal di mana mesin bekerja dengan cara efektif yaitu seputar 93 derajat celcius. Bila melebihi suhu ideal, maka pada titik spesifik komponen logam yang bergerak bisa melunak atau juga melebur sampai menyatu dengan komponen yang lain.
Mesin mobil dirancang untuk bekerja pada suhu yang cukup tinggi, namun bukan hanya bermakna tiada batas. Suhu ideal di mana mesin bekerja dengan cara efektif yaitu seputar 93 derajat celcius. Bila melebihi suhu ideal, maka pada titik spesifik komponen logam yang bergerak bisa melunak atau juga melebur sampai menyatu dengan komponen yang lain. Hal itu bakal mengakibatkan beragam persoalan internal pada mesin yang bakal bikin cost perbaikan membengkak.

Untungnya mobil moderen sekarang ini banyak yang sudah dilengkapi dengan sitem pendingin yang paling bagus. Untuk menjaga mesin supaya terus bekerja dengan cara konstan pada suhu ideal, maka sitem pendingin bukan sekedar menghindar terjadinya overheat (terlampau panas), tetapi juga menghindar suhu mesin alami penurunan. Lantaran bila mesin bekerja pada suhu yang rendah atau dingin, maka getaran serta polusi yang dihasilkannya juga lebih tinggi.

Aliran pendinginan digerakan Pompa Air yang kirim cairan pendingin menuju blok mesin, di mana cairan itu mengalir lewat jalur-jalur di sekitar silinder, lalu kembali lewat jalur yang melalui kepala silinder. Termostat terdapat di bagian di mana cairan meninggalkan mesin. Bila thermostat dalam situasi tertutup, maka cairan mengalir kembali menuju pompa air. Apabila thermostat dalam keadaan terbuka, maka cairan mengalir menuju radiator terlebih dulu, baru lalu kembali ke pompa air.

Seperti penjelasan di atas pengertian Radiator adalah merupakan penampung utama serta tempat cairan didinginkan. Pada mobil moderen dan tentu juga harganya lebih mahal, biasanya radiator terbut dari aluminium serta mempunyai kisi-kisi untuk jalur mengalirnya angin. Sistem pendinginan radiator ditunjang oleh kerja kipas pendingin.

Mengalirnya cairan pada radiator serta mesin ditata oleh Thermostat. Dalam situasi dingin maka thermostat bakal tutup untuk mempercepat sistem pemanasan mesin meraih suhu ideal. Pada suhu seputar 91 derajat celcius, thermostat bakal mulai terbuka serta membiarkan cairan mengalir menuju radiator untuk didinginkan. Sesudah meraih suhu seputar 103 derajat celcius, maka thermostat bakal terbuka penuh serta sangat mungkin semakin banyak cairan mengalir menuju radiator supaya sistem pendinginan lebih cepat terwujud.

Seperti thermostat, Kipas Pendingin juga butuh dikontrol untuk melindungi temperatur mesin dalam situasi konstan. Cuma saja langkah kerjanya ditetapkan oleh posisi mesin, yang berarti mobil dengan tarikan roda belakang biasanya memakai kipas mesin, di mana kipas itu bekerja menurut putaran mesin. Sesaat mobil dengan tarikan depan memakai kipas elektrik, di mana kerja kipas itu dikontrol oleh saklar termostatik atau computer mesin. Kipas elektrik bakal berputar waktu meraih temperatur yang sudah ditetapkan, serta berhenti kembali waktu ada di bawah temperatur itu.

Diluar itu, yang juga memegang fungsi cukup utama dalam sistem pendinginan yaitu Tutup Radiator. Tutup ini berperan untuk melepas desakan yang yang dihasilkan saat cairan pendingin meraih titik didih. Pada waktu desakan meraih seputar 15 psi, maka pegas pada tutup radiator bakal terdorong sampai merenggang serta membiarkan cairan panas mengalir menuju penampung sesaat. Sistem ini sangat mungkin angin yang terbentuk di dalam system pendingin keluar. Serta saat temperatur radiator alami penurunan, maka cairan pada penampung bakal kembali tersedot menuju radiator untuk kembali bersirkulasi.

Sekian ulasan basic tentang sistem pendinginan mesin Radiator Mobil. Suhu pada area pembakaran mesin bisa meraih seputar 2. 500 derajat celcius, maka bisa dipikirkan begitu Utamanya peran system pendingin pada mesin.